Muhasabah Camp, Bentuk Mental dan Karakter Siswa

- Posted by sdmt
- Posted in BERITA SISWA
sdmtponorogo.com – SDMT menggelar kegiatan Muhasabah Camp yang diikuti seluruh siswa kelas VI, Jumat–Sabtu (6–7/2). Kegiatan yang berlangsung di halaman utama SDMT ini dimulai sejak Jumat hingga Sabtu pagi sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kesiapan mental siswa menjelang masa remaja dan ujian sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelajahan, dilanjutkan edukasi masa remaja, hingga puncaknya pada kegiatan inti muhasabah yang berlangsung khidmat. Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan pendampingan fasilitator yang berperan sebagai pendamping batin agar proses perenungan berjalan aman dan bermakna.




Ketua pelaksana Muhasabah Camp, Ustadz Bagus, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. “Tujuan Muhasabah Camp meliputi refleksi diri agar siswa menyadari kesalahan masa lalu dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik, melatih kemandirian dan tanggung jawab, menumbuhkan birrul walidain atau bakti kepada orang tua, serta membangun mental yang tangguh dalam menghadapi ujian sekolah,” ujarnya.
Kegiatan tahun ini mengusung tema “Melangkah dengan Hati, Menjemput Masa Depan Gemilang.” Melalui tema tersebut, siswa diajak berhenti sejenak dari rutinitas harian untuk mengenali diri, mengelola perasaan, dan menata sikap.



Ustadz Bagus berharap Muhasabah Camp menjadi ruang jeda yang bermakna bagi para siswa. “Di tengah dunia yang semakin ramai, anak-anak perlu ruang untuk diam, mengenal hatinya sendiri, dan belajar jujur pada perasaan serta sikapnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDMT Ustadz Jainal menuturkan bahwa dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran diri siswa. “Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan lebih terbuka dalam berbagi masalah pribadi, sehingga mendorong perubahan sikap menjadi lebih spiritual, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.
Muhasabah Camp menjadi salah satu upaya SDMT dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual. (dpa/pb)
