Naikkan Nilai UN, Tim Kelas 6 Pasang Strategi Jitu

IMG_20171005_073118

Ujian Nasional menjadi satu syarat kelulusan yang harus ditempuh siswa kelas enam jenjang sekolah dasar. Siswa kelas enam sudah dipersiapkan sejak semester awal untuk mampu menempuh ujian itu dengan lancar. Sehingga target impian yang ingin dicapai oleh semua sekolah adalah lulus 100% mampu tercapai.

 

Begitupula dengan yang dilakukan oleh SDMT. Kelas 6 mulai di fokuskan untuk latihan mengerjakan soal-soal. Penambahan jam mata pelajaran yang diujikan seperti matematika, ipa, dan bahasa indonesia pun dilakukan demi mematangkan persiapan dan membiasakan anak berhadapan dengan soal ujian.

 

Bagi mata pelajaran yang diujikan, jam pelajaran menjadi empat kali dalam seminggu, sehingga 8 jam pelajaran. Selain itu juga ada tambahan jam belajar lain setelah pulang sekolah sampai pukul 15.30 setiap hari selasa hingga kamis Ujar Ustadz Budi, selaku ketua tim kelas 6.

 

Diungkapkan oleh pengajar IPA itu, selain pemantapan dari segi akademik juga dari segi spiritual dengan diadakannya muhasabah dan bimbingan spiritual. pemantapan spiritual tersebut dikemas dalam bentuk mabit dan seminar motivasi yang rencananya akan diadakan sabtu pekan ini, lanjutnya. Dalam seminar tersebut akan diisi oleh Ustadzah Sari Barliana selaku guru BK SDMT, serta pemaparan tentang program kelas 6 yang akan disampaikan oleh tim kelas 6.

 

Selain program itu, kami juga ada tryout. Tryout mandiri dengan soal dibuat oleh sekolah. sedangkan tryout kedua soalnya dari pihak luar yaitu bimbel (bimbingan belajar) agar siswa semakin terlatih mengerjakan soal Tambah Ustadz Budi.

 

Segala persiapan itu dilakukan demi mencapai target sekolah, yaitu secara akdemik memaksimalkan pembelajaran agar bisa menghasilkan nilai yang berkualitas baik. Sedangkan dari segi non-akademik, yakni siswa bisa hafal tahfidz dari kelas 1 sampai 6, juz amma, dan hadist. Sehingga untuk program non-akademik ini ditangani secara intensif oleh tim tahfidz, seperti Ustadz Efendi, Ustadzah Alfi, Ustadz Farid.

 

Menjadi tim kelas enam yang memiliki misi menyukseskan UN 2017/2018 SDMT tentu merupakan suatu amanah besar tersendiri bagi Ustadz Budi dan kawan-kawan. Diceritakan olehnya ada suka dan duka yang dirasakan. Mengenai rasa suka diantaranya menjadi termotivasi mengajar anak-anak, karena tujuan yang akan dicapai oleh mereka berat. Selain itu, sering mengadakan kegiatan di luar seperti study tour dan tadabur alam.

 

Untuk dukanya, Ustadz Budi menyebutkan dalam hal pembagian waktu. Tugas tim kelas 6 itu banyak, sedangkan tugas lainnya juga banyak. Sehingga harus pandai dalam membagi waktu. Duka lainnya yaitu perpisahan dengan siswa kelas 6, saat berpisah dengan mereka, tentu guru kelas enam yang paling merasakan kehilanagan karena mereka yang diakhir berjuang bersama.

 

Ada hal menarik yang diungkapkan Ustadz Budi mengenai siswa-siswanya yang sudah beranjak dewasa dan mengalami masa puber. Diantara 117 siswa kelas enam itu ada saja yang mulai merasakan saling suka dengan lawan jenis. Untuk solusi masalah itu, guru kelas enam akan memberikan nasihat dan pemahaman kepada siswa dari berbagai segi. Misal dari segi agama tentang aurot yang tidak boleh bersentuhan antara lawan jenis, kemudian dari sudut pandang IPA, agar siswa bisa melewati masa remajanya dengan baik.

 

Terakhir, giliran Ustadzah Yulia yang menyampaikan pesannya kepada walimurid kelas 6 khususnya. Untuk walimurid, lebih membimbing belajar putra/putrinya di rumah. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan mereka belajar. Selain itu juga meningkatkan sholat 5 waktu anak, dibarengi dengan puasa dan sholat malam. Sedikit banyak akan berdampak pada anak. Apa yang terjadi dengan anak di rumah, sebaiknya segera dikomunikasikan dengan walikelasnya Ujar walikelas 6 Al-Hikmah itu.

 

Dilain waktu, Ustadz Nurudin juga sepakat dengan yang disampaikan Ustadzah Yulia, Tingkatkan sholat 5 waktu, saat malam usahakan orang tua membangunkan anak untuk sholat tahajud Tukas Ustadz Nurudin.

 

Tim kelas 6 ada 5 orang, yaitu Ustadz Budi, Ustadz Nurudin, Ustadzah Yulia, Ustadzah Hasti, dan Ustadzah Yayuk. Semangat untuk mereka berlima. Semoga bisa membawa kelas 6 SDMT menjadi lulusan terbaik. Terbaik di akademik dan non-akademiknya. Aamiin. (ak/sdmt)

Related Blogs

Leave us a Comment

sex hikaye atakoy escort